Pelancong! Hmm……….m kalimat ini terasa beda di lidah orang Indonesia. Padahal, kata ini sangat familiar di telingga kita. Maknanya adalah wisata. Yang menjadi pertanyaan kenapa Pelancong? bukan Sang petualang ! tak lebih dari studi lanjut yang kini sedang saya tempuh.
Lantas mengapa beragam masakan kuliner menjadi fokus utama? Bukan asuransi, multifinance dan transaksi keuangan yang selama ini menjadi fokus pekerjaan sebagai kuli tinta. Alasannya sangat sederhana, selain lebih santai untuk menulisnya, juga bisa menjadi referensi untuk makan. Satu lagi khasanah makanan di Indonesia patut mendapatkan decak kagum.
Oh, ya Nama Lengkap Nur Agus Susanto. Tiga tahun silam mulai bekerja di salah satu koran harian Ekonomi. Of course as economic journalist masalah angka menjadi hal yang utama. Dan inilah paling njlimet dan mumet. Tapi kalau soal rasa makanan, siapapun pasti suka….. Selamat Membaca


